“Garis Khatulistiwa” Pengertian & ( Fungsi – Kehidupan – Iklim – Negara Yang Dilintasi )

Diposting pada

“Garis Khatulistiwa” Pengertian & ( Fungsi – Kehidupan – Iklim – Negara Yang Dilintasi )

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini khatulistiwa merupakan garis imajiner yang membentang dari timur ke barat pada permukaan bumi dan persis setengah jalan antara Kutub Utara dan Selatan “titik utara dan selatan di Bumi”. Khatulistiwa juga membagi bumi menjadi belahan bumi utara dan belahan bumi selatan dan merupakan jalur lintang penting untuk keperluan navigasi seperti 0 derajat dan semua pengukuran lain menuju utara atau selatan.

Pengertian Garis Khatulistiwa

Dalam geografi, garis khatulistiwa atau ekuator ialah sebuah garis imajiner atau garis khayal yang digambar di tengah-tengah planet di antara dua kutub dan paralel terhadap poros rotasi planet. Garis khatulistiwa ini membagi Bumi menjadi dua bagian belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis lintang ekuator ialah 0 derajat, panjang garis khatulistiwa Bumi sekitar 40.070 km.

Dari khatulistiwa, matahari berada tepat diatas kepala pada tengah hari pada saat ekuinoks “ketika sumbu Bumi tidak terinklinasi terhadap Matahari dan pusat Matahari berada di bidang yang sama dengan khatulistiwa Bumi”, maka durasi antara siang hari dan malam hari sama sepanjang tahun kira-kira 12 jam.

Antara equinox Maret dan September, latitud bagian utara Bumi menuju Matahari yang dikenal sebagai Tropik Cancer, bagian bumi paling utara di dimana Matahari dapat berada tepat di atas kepala. Bagian selatan Bumi terjadi antara equinox bulan September dan Maret dinamakan Tropik Capricorn. Bagian bumi yang dilewati garis khatulistiwa ini kebanyakan samudra seperti samudra atlantik, samudra hindia, samudra pasifik. Berdasarkan letak garis khatulistiwa ini maka benua yang dilalui garis tersebut diantaranya yaitu:

Simak Juga :  "Ciri-Ciri Benua Eropa" Definisi & ( Bentang Alam - Iklim - Penduduk - Keragaman Hayati )
  1. Asia yaitu Indonesia.
  2. Amerika Selatan yaitu Brasil bagian utara dan Ekuador.
  3. Afrika yaitu Kenya, Uganda, Republik Demokrasi Kongo, Kongo, Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, Somalia dan Gabon.

Fungsi Garis Khatulistiwa

Nah adapun fungsi dari garis khatulistiwa yang diantaranya yaitu:

  • Sebagai acuan untuk menentukan perbedaan zona iklim di bumi.
  • Sebagai pembagi antara dua belahan bumi yaitu belahan bumi selatan dan belahan bumi utara.
  • Sebagai patokan untuk menentukan lokasi suatu negara atau tempat.
  • Sebagai acuan dalam menentukan perbedaan iklim, cuaca dan musim.
  • Untuk menentukan posisi matahari sepanjang tahunnya.
  • Untuk menentukan tinggi rendahnya suatu tingkat permukaan dan arus air laut.
  • Untuk membuat proyeksi jenis-jenis peta.
  • Untuk tempat peluncuran roket atau pesawat luar angkasa.
  • Sebagai dasar penentu sistem navigasi untuk keperluan transportasi penerbangan dan laut.
  • Untuk mengaklasifikasikan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu negara dari dua kawasan yaitu bagian Utara dan Selatan.

Kehidupan Yang Berada Di Sekitar Garis Khatulistiwa

Di sekitar garis khatulistiwa, terdapat banyak keanekaragaman, jarak suatu wilayah/daerah akan mempengaruhi keanekaragaman yang ada, semakin dekat suatu daerah dengan garis khatulistiwa maka daerah tersebut semakin tinggi memiliki keanekaragaman hayati. Sebaliknya semakin jauh dari khatulistiwa maka semakin rendah keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia merupakan salah satu negara yang terletak di sekitar khatulistiwa.

Suhu dan kelembaban di sekitar khatulistiwa juga mempengaruhi kondisi makhluk yang tinggal di suatu daerah. Suhu lingkungan ditentukan oleh banyaknya sinar matahari yang diserap oleh komponen yang menyusun suatu ekosistem. Umumnya makhluk hidup hanya bisa bertahan hidup pada kisaran suhu 0 derajat celcius hingga 40 derajat celcius. Suhu yang palinmg ideal bagi kelangsungan hidup makhluk yaitu sekitar 27 derajat celcius, suhu tersebut dikategorikan dalam suhu hangat. Di daerah khatulistiwa suhu hangat terjadi sepanjang tahun. Hal ini menyebabkan tingginya keanekaragaman hayati di daerah tersebut, kondisi tersebut merupakan kondisi paling baik untuk makhluk hidup bisa bertahan.

Simak Juga :  "Pertempuran Ambarawa" Sejarah & ( Latar Belakang - Strategi Pertempuran )

Di daerah khatulistiwa terdapat hutan yang disebut dengan hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis ini merupakan tempat yang paling kaya akan keanekaragaman hayati. Lebih dari 2.500 spesies tanaman merambat tumbuh di hutan hujan. Liana tumbuh dari semak kecil yang tumbuh di lantai hutan, ia menumbuhkan sulur untuk menggapai pohon dan mencapai sinar matahari di atas kanopi. Tanaman merambat tumbuh dari satu pohon ke pohon lain dan membentuk 40% dari daun kanopi. Rotan anggur memiliki duri di bagian bahwa daunnya yang menunjuk ke balakang sebagai pegangan anakan pohon.

Hewan -hewan yang hidup di hutan tropis diantaranya kupu-kupu, kumbang, kupu-kupu sayap bening, capung, kupu-kupu burung hantu, ulat kaki seribu, belalang sembah, lutung gading, monyet, gorilla, lemur, kera, oranghutan, macan, ocelot, kerbau, babi rusa, kalelawar, kapibara, rakun, gajah dan masih banyak lagi yang lainnya.

Iklim Yang Berada Di Sekitar Garis Khatulistiwa

Berdasarkan aspek geografi dan kondisi fisiknya, iklim di sekitar garis khatulistiwa memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan belahan bumi utara dan selatan. Daerah disekitar garis khatulistiwa memiliki iklim tropis “panas”, keadaan cuaca yang rata-rata panas mengakibatkan negara yang ada didaerah tersebut beriklim tropis. Iklim tropis ini mengakibatkan terjadinya hujan yang disebut dengan hujan tropis. Selama dua bulan daerah ini memiliki temperature rata-rata di atas 18, suhu tropis ini akan relatif tetap sepanjang tahun, dengan variasi musiman yang didominasi oleh presipitasi. Iklim tropis di sekitar garis khatulistiwa terletak antara 0-231 /2LU/LS dan hampir 40% dari permukaan bumi.

Ciri-ciri iklim tropis disekitaran garis khatulistiwa diantaranya yaitu:

  • Memiliki suhu rata-rata yang tinggi, hal ini terjadi karena matahari vertikal, umumnya suhu udara pada daerah beriklim tropis yakni 20-23C, akan tetapi dibeberapa tempat memiliki suhu rata-rata 30
  • Memiliki amplitudo suhu rata-rata tahunan yang kecil, di garis khatulistiwa amplitudo suhu rata-rata per tahun yakni sekitar 1-5C, sedangkan amplitudo suhu hariannya lebih besar.
  • Memiliki tekanan udara yang rendah yang berubah secara perlahan dan beraturan.
  • Memiliki frekuensi hujan yang besar dibandingkan daerah lainnya “belahan bumi utara dan belahan bumi selatan”.
  • Di daerah sekitar khatulistiwa lamanya waktu siang dan malam relatif sama sepanjang tahun.
Simak Juga :  Pengertian Saham Dan Obligasi Beserta Perbedaannya

Negara-Negara Yang Dilintasi Oleh Garis Khatulistiwa

Garis khatulistiwa berfungsi untuk membagi belahan bumi menjadi dua bagian yakni belahan bumi bagian selatan dan belahan bumi bagian utara. Garis khatulistiwa juga melintasi berbagai tempat di bumi, namun bagian yang dilintasi oleh garis khatulistiwa kebanyakan samudera. Garis khatulistiwa ini melintasi daratan dan wilayah perairan 14 negara, negara-negara yang terletak digaris khatulistiwa disebut dengan negara khatulistiwa, nah berikut ini tabel darata atau wilayah perairan di 14 negara yang dilewati garis khatulistiwa dimulai dari garis bujur 0 ke timur.

“Garis Khatulistiwa” Pengertian & ( Fungsi – Kehidupan – Iklim – Negara Yang Dilintasi )

Demikianlah pembahasan mengenai “Garis Khatulistiwa” Pengertian & ( Fungsi – Kehidupan – Iklim – Negara Yang Dilintasi ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: