“Hidroponik” Pengertian & ( Manfaat – Kelebihan – Kekurangan – Jenis – Contoh )

Diposting pada

“Hidroponik” Pengertian & ( Manfaat – Kelebihan – Kekurangan – Jenis – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Saat ini cara membudidayakan tanaman dengan cara hidroponik sedang berkembang, karena salah satu kelebihannya tidak memerlukan lahan yang luas untuk melakukannya. Banyak masyarakat yang menggunakan teknik ini untuk menanam tanaman hanya sekedar hobi atau ada juga untuk mencari penghasilan, bagi kalian yang ingin mengetahui apa itu hidroponik, nah berikut ini simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Hidroponik

Yang dimaksud hidroponik ialah cara membudidayakan tanaman dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya, sehingga pada hidroponik sangat mementingkan dalam memenuhi nutrisi tanaman. Tanaman dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah secara lebih cepat walaupun tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya.

Dimanapun tempat tumbuh tanaman akan selalu tumbuh baik jika nutrisinya terpenuhi. Pada metode hidroponik fungsi dari media pengganti tanahnya yaitu untuk menyangga tanaman saja dan yang terpenting yaitu air berfungsi untuk melarutkan nutrisi yang akan diserap oleh akar tanaman. Dengan metode hidroponik maka petani dapat menghemat tempat maupun waktu.

Manfaat Hidroponik Secara Umum

Adapun beberapa manfaat hidroponik yang bisa didapatkan diantaranya yaitu:

  • Untuk mendapatkan atau menghasilkan kualitas tanaman yang lebih baik.
  • Tanaman dapat terhidar dari hama.
  • Penggunaan pupuk menjadi lebih hemat.
  • Hemat tempat karena tidak memerlukan lahan tahan yang luas untuk menanam tanaman.
  • Tanaman dapat tumbuh dengan cepat.
  • Hemat tenaga dan waktu.
Simak Juga :  Pengertian, Jenis Dan Dampak Ekploitasi Sungai

Kelebihan Dan Kekurangan Hidroponik

Adapun kelebihan dan kekurangan hidroponik yang diantaranya yaitu:

Kelebihan Hidroponik

  • Produksi tanaman lebih tinggi jika dibandingkan dengan metode tanam dengan tanah.
  • Tanaman dapat terbebas dari penyakit dan juga hama.
  • Pemakaian pupuk lebih hemat dan tumbuh tanaman lebih cepat.
  • Dapat mengganti tanaman dengan mudah.
  • Mempermudah pekerjaan maupun perawatan tanaman.
  • Tanaman akan memberikan hasil secara berkelanjutan.

Kekurangan Hidroponik

  • Memerlukan biaya lebih diawal-awal terutama jika berencana untuk menanam tanaman secara hidroponik dalam sekala besar.
  • Membutuhkan alat-alat khusus, alat-alat untuk metode tanam hidroponik masih jarang ditemukan di sekitar kita.
  • Memerlukan pengetahuan dan keterampilan khusus karena metode tanamnya tidak pada lahan tanah.
  • Dan juga membutuhkan ketelitian yang lebih, karena nutrisi untuk tanaman harus benar-benar di awasi secara cermat.

Jenis Tanaman Hidroponik

Nah berikut ini beberapa contoh jenis tanaman hidroponik yang sering dibudidayakan misalnya seperti:

Selada

Selada ialah salah satu jenis tanaman yang sering ditanam dengan cara hidroponik, tanaman selada tergolong mudah untuk dibudidayakan, serta banyak orang yang mengkonsumsinya maka tidak heran jika tumbuhan ini menjadi pilihan untuk ditanam secara hidroponik karena memiliki nilai ekonomis.

Cabai

Tanaman cabai termasuk salah satu jenis tanaman yang sering ditanam dengan cara hidroponik juga karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain itu cabai termasuk buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, cabai sering digunakan untuk bumbu-bumbu masakan atau sebagai bahan dalam membuat sambal.

Kangkung

Kangkung ialah jenis sayuran yang banyak di konsumsi oleh orang Indonesia, makanan kangkung secara hidroponik tergolong cukup mudah, akan menghasilkan kualitas yang unggul sehingga banyak orang yang menanamnya.

Bayam

Selain kangkung bayam ialah salah satu jenis sayuran yang sering dikonsumsi orang Indonesia, menanam bayam secara hidroponik tentunya akan menghasilkan kualitas bayam yang unggul, maka sayuran ini sering menjadi pilihan untuk ditanam secara hidroponik.

Simak Juga :  "Kepuasan Pasien" Pengertian & ( Cara Mengukur - Manfaat - Faktor Yang Mempengaruhi )

Timun

Timun cocok ditanam dengan cara hidroponik timun sering di konsumsi untuk menu pelengkap atau sebagai coel sambal oleh masyarakat Indonesia, maka tak heran jika sering dijadikan pilihan untuk di budidayakan secara hidroponik karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi juga.

Strawberry

Banyak orang yang membudidayakan tanaman buah yang satu ini dengan cara hidroponik, karena memiliki nilai ekonomis yang bagus juga.

"Hidroponik" Pengertian & ( Manfaat - Kelebihan - Kekurangan - Jenis - Contoh )

Semangka

Buah yang memiliki kandungan air yang cukup banyak ini dan memiliki rasa yang manis sehingga banyak di gemari untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Tanaman buah semangka dapat menjadi pilihan untuk ditanam secara hidroponik sehingga dapat menghasilkan buah semangka dengan kualitas yang unggul.

Masih banyak lagi jenis-jenis tanaman yang dapat ditanam secara hidroponik misalnya seperti melon, anggur, tomat, paprika, timun jepang, bahkan bunga juga. Dan tentunya untuk dapat menghasilkan tanaman yang bagus perlu menggunakan bibit-bibit tanaman dengan kualitas terbaik juga.

Kesimpulan:

Jadi yang dimaksud hidroponik yaitu cara menanam tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya tapi dengan cara memanfaatkan air dan memperhatikan asupan nutrisi bagi tanaman. Kelebihan yang bisa di dapatkan misalnya tanaman bebas hama dan penyakit, hemat tempat, tanaman tumbuh lebih cepat, dll.

Sedangkan kekurangannya misalnya memerlukan biaya yang besar si awal-awal, memerlukan pengetahuan dan keahlian khusus, memerlukan alat-alat khusus, dll. Lalu jenis tanaman yang sering di budidayakan secara hidroponik misalnya kangkung, bayam, selada, cabai, tomat, paprika, strawberry, melon, semangka, dll.

Demikianlah pembahasan mengenai “Hidroponik” Pengertian & ( Manfaat – Kelebihan – Kekurangan – Jenis – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Simak Juga :  "Keselamatan Kesehatan Kerja ( K3 )" Pengertian & ( Tujuan - Aspek - Faktor - Prinsip )

Baca Juga: