“Satelit” Pengertian & ( Fungsi – Jenis – Pembentukan )

Diposting pada

“Satelit” Pengertian & ( Fungsi – Jenis – Pembentukan )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Satelit yang dimana dalam hal ini meliputi fungsi, jenis dan pembentukannya, naha agar dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Satelit

Satelit ialah benda dalam tata surya yang mengorbit benda angkasa lain dalam periode revolusi dan rotasi tertentu. Pergerakan satelit ini akan dipengaruhi oleh gaya gravitasi dari benda yang dikelilinginya. Dalam kamus besar bahasa Indonesia “KBBI” satelit ialah bintang yang mengedari bintang lain yang lebar besar, contoh paling sering kita dengar ialah bulan yang mengedari bumi.

Fungsi Dan Klasifikasi Macam-Macam Jenis Satelit

Adapun fungsi dan klasifikasi macam-macam jenis satelit yang diantaranya yaitu:

Berdasarkan Pembentukannya Satelit Dibagi Menjadi Dua Kelompok

Satelit Alami

Satelit alami ialah benda yang terbentuk secara alami melalui fenomena astronomi diluar angkasa. Biasanya satelit alami memiliki 3 orbit pergerakan yakni rotasinya, revolusinya terhadap planet/bintang induk dan revolusinya terhadap matahari.

Fungsi dari satelit alami ialah:

  • Dapat melindungi bintang induk yang diorbitnya dari hantaman benda langit seperti komet dan asteroid.
  • Mempengaruhi kecepatan rotasi bintang induk yang diorbitnya.
  • Menyeimbangkan keadaan siklus air jika bintang induknya memiliki air “contohnya bulang yang mengakibatkan pasang surut air laut”.
  • Mengurangi efek radiaso sinar ultraviolet terhadap planet induk.
  • Beberapa satelit alami dapat memberikan penerangan pada malam hari.
Simak Juga :  Pengertian Dan 4 Macam Energi Potensial
Satelit Buatan

Satelit buatan ialah satelit yang dibuat oleh manusia kemudian dikirimkan ke luar angkasa untuk tujuan tertentu. Pergerakan dari satelit buatan akan disesuaikan dengan kebutuhan atau tujuan dari dibentuknya satelit ini. Berdasarkan kebutuhannya satelit buatan dapat dibagi kedalam beberapa kelompok berikut:

  • Satelit Komunikasi, sesuai dengan namanya satelit komunikasi dibuat untuk memenuhi kebutuhan aktivitas komunikasi manusia seperti handphone dan Tv.
  • Satelit Astronomi, merupakan satelit yang digunakan untuk meninjau aktivitas dan fenomena astronomi yang terjadi di luar angkasa.
  • Satelit Militer, merupakan jenis satelit yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan militer suatu negara, contohnya ialah satelit yang digunakan untuk memata-matai negara lain.
  • Satelit cuaca, sesuai dengan namanya satelit cuaca merupakan satelit yang dibuat untuk mengamati iklim dan cuaca dibumi, informasi dari satelit ini dapat membuat kita lebih mudah memprediksi cuaca, iklim atau bencana alam yang mungkin terjadi.
  • Satelit Navigasi, merupakan satelit yang bertujuan untuk mengetahui lokasi tertentu di permukaan bumi.

Berdasarkan Ketinggian Garis Edarnya, Satelit Dibedakan Menjadi 3 Kelompok Yaitu:

"Satelit" Pengertian & ( Fungsi - Jenis - Pembentukan )

Satelit Low Earth Orbit “LEO”

Satelit LEO ialah satelit yang garus edarnya berada diantara 180 km sampai 2000 km dari permukaan bumi, waktu revolusi satelit ini terhadap bintang induknya biasanya berlangsung cepat. Contoh satelit ini ialah globar star, odessey dan constellation.

Satelit Medium Earth Orbit “MEO”

Satelit yang garis edarnya berada pada ketinggian 2000 sampai 36000 km diatas bintang induknya, waktu revolusi dari planet ini lebih lama dari satelit LEO.

Satelit Geostationary Earth Global “GEO”

Satelit yang berada pada ketinggian lebih dari 36000 km dari permukaan planet induknya, waktu revolusi dari satelit ini merupakan yang paling lama karena letaknya ialah yang paling jauh.

Simak Juga :  "Intesitas" Definisi & ( Penerapan Gelombang Bunyi )

Proses Terbentuknya Satelit

Adapun proses terbentuknya satelit yang diantaranya yaitu:

Proses Terbentuknya Satelit Alami

Sebenarnya ada beberapa kemungkinan satelit alami terbentuk di luar angkasa, tetapi penjelasan-penjelasan tersebut hanyalah teori dari para ilmuan, bukan merupakan sebuah fakta. Oleh karena itu proses pasti terbentuknya satelit alami masih belum diketahui.

Kami akan menjelaskan tentang proses pembentukan Bulan sebagai satelit alami dari Bumi. Teori yang terkenal dari proses terbentuknya bulan ialah Hipotesis Tubrukan Besar, teori ini menyatakan bahwa bulan terbentuk dari puing-puing ketika bumi bertabrakan dengan benda seukuran planet mars sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Hipotesis ini merupakan hipotesis ilmiah yang paling diakui saat ini, bukti yang mendukung teori ini ialah putaran bumi dan orbit bulan memiliki orientasi yang sama. Selain itu bulan menunjukan tanda bahwa permukaannya pernah memiliki cairan, serta inti bulang yang terdiri dari besi.

Kelemahan dari teori ini ialah jikan memang tubrukan tersebut pernah terjadi, maka seharusnya dampak tubrukan akan memanaskan bumi dan menghasilkan lautan magma, tetapi tidak ada bukti diferensiasi planet dari hal tersebut. Kelemahan lainnya ialah kenapa venus yang juga pernah mengalami tubrukan serupa memiliki satelit alami “bulan” yang tidak mirip dengan bulan bumi.

Proses Pembentukan Satelit Buatan

Pembuatan satelit merupakan proses yang kompleks, setiap satelit dibuat dengan cara yang berbeda beda tergantung kebutuhan dan jenis satelit tersebut. Bahan dan proses pembuatannya juga berbeda beda, oleh karena itu sulit untuk merangkum pembuatan satelit secara umum.

Kami hanya dapat menjelaskan tentang proses kerja satelit secara umum yaitu: Satelit akan dikirimkan ke luar angkasa dengan roket atau pesawat luar angkasa, biasanya lokasi yang dipilih terletak di dekat khatulistiwa ke arah timur, karena pada lokasi ini kita dapat memanfaatkan kecepatan rotasi bumi secara maksimal.

Simak Juga :  100 Pengertian Gaya Dan Gerak Benda

Setelah sampai diluar angkasa, satelit buatan yang mengorbit bumi akan dikendalikan melalui Master Control Station di stasiun bumi, pengendalian ini menggunakan sistem otomatis menggunakan dua metode utama yaitu:

  • Spin Stabilized Satellite, metode pengendalian satelit dengan cara menggerakkan tubuh satelit secara berputar untuk bergerak ke arah yang diinginkan.
  • Three Axis Body Stabillized, pengontrolan posisi satelit berdasarkan sumbu koordinal X, Y dan Z.

Transmisi yang dikirim dari bumi menuju satelit disebut Uplink, sedangkan transmisi yang dikirim dari satelit ke stasiun bumi disebut downlik.

Demikianlah pembahasan mengenai “Satelit” Pengertian & ( Fungsi – Jenis – Pembentukan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: