“Sinkronik” Pengertian & ( Ciri – Contoh – Kesimpulan )

/5 ratings

“Sinkronik” Pengertian & ( Ciri – Contoh – Kesimpulan )

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini memahami secara umum pengertian sinkronik contohnya dan ciri-cirinya dalam mempelajari sejarah. Yang namanya sejarah termasuk kedalam ilmu hafalan, mulai dari mengingat tanggal kejadian, tempat kejadian, hingga tokoh yang terlibat dalam kejadian suatu peristiwa tersebut.

Sejarah ialah hal yang penting untuk diketahui oleh banyak orang karena di dalam sejarah memiliki banyak pengetahuan akan masa lalu. Orang yang berprofesi sebagai sejarawan selalu menerapkan cara berpikir dalam mengenali suatu kebenaran akan peristiwa sejarah yang kadang masih bersifat belum tentu relevan.

Untuk berfikir dan menyimpulkan tentang sejarah umumnya terdapat dua metode yaitu diaktorik dan sinkronik. Nah di pembahasan kali ini kita akan mempelajari apa itu cara berfikir sinkronik, nah berikut ini ulasannya.

Pengertian Sinkronik Secara Umum

Sinkronik memiliki arti meluas dalam ruang akan tetapi memiliki batasan dalam waktu, biasanya metode sinkronik selalu digunakan tehadap ilmu-ilmu sosial. Kata sinkronik sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu kata “Syn” yang artinya “Dengan”, dan “Chronoss” yang artinya “waktu”.

Metode sinkronik lebih menekankan kepada struktur, yang artinya meluas dalam ruang. Sinkronik dapat menganalisa sesuatu saat tertentu, jadi tidak berusaha untuk menarik kesimpulan mengenai perkembangan suatu peristiwa yang berpengaruh pada kondisi saat ini, tapi hanya menganalisa suatu kondisi saat itu.

Jadi pengertian sinkronik ialah cara berfikir dalam mempelajari struktur suatu peristiwa pada sejarah, dalam kurun waktu tertentu. Atau dapat diartikan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi pada suatu massa.

Loading...
Simak Juga :  "Kalimat Majemuk Campuran" Pengertian & ( Karakteristik - Jenis - Contoh )

Ciri-Ciri Sinkronik

Nah berikut ini beberapa ciri sinkronik dalam mempelajari suatu peristiwa sejarah, diantaranya:

  • Mempelajari peristiwa yang terjadi saat masa tertentu.
  • Dalam mempelajari peristiwa selalu memfokuskan terhadap pola-pola, gejala-gejala dan karakter.
  • Tidak mempunyai konsep perbandingan.
  • Memiliki jangkauan yang lebih sempit.
  • Mempelajari secara mendalam.
  • Kajiannya yang sistematis.
  • Sifatnya horizontal.

Maksudnya bersifat horizontal yaitu memanjang pada ruang dan terbatas dalam waktu, jadi umumnya menjelaskan peristiwa hanya intinya saja.

Contoh Sinkronik

Berikut ini salah satu contoh sinkronik dalam mempelajari sejarah seperti:

Tanggal 17 agustus tahun 1945 teks proklamasi di bacakan, sehingga menjadi peristiwa yang penting dan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi di Jl. Pegangsaan timur No. 56 yang saat ini bernama jalan Proklamasi. Saat pembacaan teks proklamasi di hadiri sekitar 500 orang dari berbagai kalangan dengan membawa apapun yang dapat di jadikan senjata, karena walaupun Jepang telah kalah dari sekutu, tapi tentara Jepang masih ada di Jakarta dan suasana Jakarta masih dalam keadaan kondusif.

Pada awalnya teks proklamasi akan di bacakan dilapangan Ikeda, tapi dipindahkan ke tempat tinggal Ir. Soekarno sebab dikhawatirkan akan terjadi bentrokan dan menimbulkan pertumpuhan daarah. Sehinggga sekitar 100 orang anggota barisan pelopor berjalan dari lapangan ikeda ke tempat tinggal Ir. Soekarno, mereka telat tiba dan menuntut ingin dibacakan ulang teks proklamasi, tapi di tolak dan diberikan amanat oleh Moh. Hatta.

Kesimpulan

Jadi sinkronik yakni cara berfikir dalam mempelajari struktur suatu peristiwa pada sejarah, dalam kurun wakti tertentu. Kata sinkronik sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni kata “Syn” yang artinya “Dengan” dan “Chronoss” yang artinya “waktu”.

"Sinkronik" Pengertian & ( Ciri - Contoh - Kesimpulan )

Jadi disimpulkan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada suatu masa. Adapun ciri-ciri sinkronik dalam mempelajari suatu peristiwa sejarah seperti:

  • Mempelajari peristiwa yang terjadi saat masa tertentu.
  • Dalam mempelajari peristiwa selalu menfokuskan terhadap pola-pola, gejala-gejala dan karakter.
  • Tidak mempunyai konsep perbandingan.
  • Memiliki jangkauan yang lebih sempit.
Simak Juga :  "Buletin" Pengertian & ( Fungsi - Tujuan - Ciri )

Demikianlah pembahasan mengenai “Sinkronik” Pengertian & ( Ciri – Contoh – Kesimpulan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

Baca Juga:


Loading...
/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend