Supplier : Pengertian, Ciri, Fungsi, Tugas, Jenis Dan Cara Kerjanya

Diposting pada

Supplier : Pengertian, Ciri, Fungsi, Tugas, Jenis Dan Cara Kerjanya

DosenPendidikan.Com – Banyak orang yang keliru menyamakan supplier dengan distributor, padahal keduanya berbeda. Distributor hanya menjual atau menyalurkan produk jadi kepada pengecer untuk dijual kembali ke konsumen akhir, sedangkan supplier menjual bahan mentah kepada perusahaan lain atau pabrik yang membutuhkan bahan baku untuk memproduksi barang jadi.

Nah untuk memahami dan mengerti supplier kali ini akan membahasa dari pengertin supplier, ciri supplier, fungsi supplier, tugas supplier, jenis supplier dan cara kerja supplier, untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Supplier

Secara umum Supplier ialah pihak “perorangan/perusahaan” yang menjual atau memasok sumber daya dalam bentuk bahan mentah kepada pihak lain “perorangan/perusahaan” untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu.

Pendapat lain mengatakan pengertian supplier ialah individu atau perusahaan yang menjual bahan baku yang dibutuhkan perusahaan lain untuk diolah menjadi sebuah produk siap jual. Seperti supplier kelapa sawit yang memasok sawit dalam jumlah besar kepada perusahaan tertentu untuk diolah menjadi minyak goreng.

Ciri-Ciri Supplier

Adapun ciri-ciri supplier sebagai berikut:

  • Berfungsi sebagai pemasok bahan baku atau barang mentah kepada perusahaan lain.
  • Produk yang dijual masih berbentuk mentah “sayur, buah, tanah, emas, logam dan lain-lain” maupun barang setengah jadi “kertas, plastik dan lain-lain”.

Fungsi Dan Tugas Supplier

Supplier sendiri mempunyai fungsi dan tugas yang terbilang sangat penting di dalam rantai suplai produk kepada konsumen, baik itu barang maupun jasa. Adapun beberapa fungsi dan tugas supplier ialah sebagai berikut:

  • Sebagai pihak yang memastikan tersedianya bahan baku atau bahan mentah bagi pihak “individu atau perusahaan” yang membutuhkannya.
  • Memastikan bahan baku yang dipasok masih dalam keadaan baik saat diterima oleh pihak pembeli.
  • Mengatur proses penyimpanan bahan baku sebelum dikirim ke perusahaan yang membutuhkannya.
  • Mengatur pengiriman bahan baku dengan tepat waktu kepada pihak yang membutuhkannya.

Jenis-Jenis Supplier

Secara umum supplier dapat dibedakan berdasarkan produk yang akan dihasilkan yaitu barang dan jasa. Mengacu pada supplier adapun penjelasan ringkas mengenai jenis-jenis supplier ialah sebagai berikut:

Supplier Produk Barang

Ini merupakan jenis supplier yang memasok bahan mentah untuk membuat produk berbentuk barang. Dalam hal ini supplier hanya memasok bahan baku untuk diolah oleh pihak lain menjadi suatu barang jadi.

Sebagai contoh, misalnya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan buku tulis. Maka perusahaan ini membutuhkan bahan baku kertas, plastik dan bahan-bahan lainnya agar dapat memproduksi buku tulis.

Perusahaan tersebut kemudian berkerjasama dengan supplier yang dapat memasok bahan baku yang dibutuhkan “kertas, plastik dan bahan lainnya”, kerjasama dapat dilakukan dengan beberapa pihak yang menyediakan bahan baku yang berbeda.

Supplier Produk Jasa

Ini merupakan jenis supplier yang memasok bahan baku untuk menghasilkan produk berbentuk jasa. Dalam hal ini supplier hanya memasok bahan baku yang kemudian diolah oleh pihak lain menjadi produk jasa yang dapat dijual ke konsumen.

Misalnya sebuah perusahaan jasa keuangan membutuhkan software atau aplikasi khusus untuk membantu klien mereka memonitor dan mengelola keuangan perusahaannya. Supplier produk jasa kemudian menyediakan software atau aplikasi tersebut dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan jasa keuangan tersebut.

Cara Kerja Supplier

Di jaman digital seperti sekarang ini ada beragam cara yang dilakukan oleh supplier dalam kegiatan operasionalnya. Namun secara singkat ada beberapa hal yang dikerjakan oleh pihak supplier dalam menjalan bisnisnya yaitu:

  • Pengadaan bahan baku, dalam proses pengadaan bahan mentah dapat dilakukan sendiri oleh supplier atau bekerjasama dengan pihak lain.
  • Membuat informasi bahan baku, sebelum dijual ke pihak lain maka supplier harus menyiapkan informasi mengenai bahan baku yang dijual.
  • Melakukan pemasaran, proses pemasaran bisa melalui offline maupun online. Secara online misalnya dengan membuat website dan iklan untuk menjual bahan baku tertentu.
  • Bekerjasama dengan pebinis, pada tahap ini supplier harus berkomitmen untuk dapat memasok bahan baku berkualitas kepada pebisnis secara rutin.
  • Menjaga kualitas dalam hal ini kualitas layanan dan kualitas bahan baku sangat mempengaruhi keberhasilan supplier dalam menjalankan usahanya.

Demikianlah pembahasan mengenai Supplier : Pengertian, Ciri, Fungsi, Tugas, Jenis Dan Cara Kerjanya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: