Perusahaan Manufaktur : Pengertian, Ciri, Fungsi Dan Contohnya

Diposting pada

Perusahaan Manufaktur : Pengertian, Ciri, Fungsi Dan Contohnya

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Perusahaan Manufaktur yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian Perusahaan Manufaktur, Ciri Perusahaan Manufaktur, Fungsi Perusahaan Manufaktur Dan Contoh Perusahaan Manufaktur. Nah untuk lebih mengerti dan memahaminya simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Perusahaan Manufaktur

Lantas apa yang dimaksud dengan perusahaan manufaktur “manufacturing company” ?? Pengertian Perusahaan Manufaktur ialah jenis perusahaan yang mengaplikasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja, untuk mengolah bahan mentah menjadi barang jadi yang bernilai jual.

Dengan kata lain, kegiatan utama dari perusahaan manufaktur ialah mengelola dan mengolah bahan mentah menjadi suatu barang jadi yang memiliki nilai jual dan dipasarkan dalam skala besar kepada konsumen.

Dan pada dasarnya kegiatan perusahaan ini merupakan proses produksi dengan memperhatikan standar operasional prosedur tertentu sebagai acuan dalam bekerja. Umumnya jenis perusahaan ini melakukan kegiatan produksi dalam skala besar.

Ciri-Ciri Perusahaan Manufaktur

Manufacturing company memiliki beberapa ciri tertentu yang tidak terdapat pada industri lainnya, adapun beberapa ciri-ciri perusahaan manufaktur ialah sebagai berikut:

Proses Pengolahan Produk

Kegiatan perusahaan ini dilakukan dengan pengolahan bahan mentah menjadi suatu barang jadi dimana prosesnya membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar. Barang siap jadi tersebut kemudian dijual ke konsumen melalui proses pemasaran.

Mesin Berskala Besar

Kegiatan produksi pada manufacturing company menggunakan mesin-mesin dan peralatan dengan skala besar agar dapat menghasilkan suatu produk dalam jumlah tertentu dan kualitas tertentu. Namun kegiatan produksi masih tetap membutuhkan tenaga manusia yang profesional untuk mengendalikan mesin-mesin dan peralatan tersebut.

Biaya Produksi

Agar dapat menghasilkan produk jadi berkualitas dengan jumlah besar maka dibutuhkan biaya yang besar pula untuk mendukung kegiatan produksi. Biaya tersebut ialah untuk pengadaan bahan baku, biaya tenaga kerja, perawatan mesin dan lain-lain. Meskipun biaya produksi dalam industri ini sangat besar, namun potensi keuntungan yang dapat dihasilkan pun jumlahnya sangat besar.

Proses Produksi

Kegiatan produksi pada perusahaan manufaktur pada umumnya sangat kompleks sehingga membutuhkan pembagian tugas dan koordinasi yang baik antar divisi. Misalnya tenaga operator mesin bekerja memastikan mesin bekerja sesuai fungsinya, sedangkan bagian quality control bekerja memastikan produk yang dihasilkan sesuai standar dan layak dijual ke pasar.

Pemasaran Dan Penjualan

Kegiatan produksi akan sangat berkaitan dengan proses pemasaran dan penjualan produk. Tanpa adanya pemasaran dan penjualan yang baik maka proses produksi akan mengalami masalah.

Perusahaan manufaktur umumnya melakukan berbagai upaya pemasaran semaksimal mungkin agar penjualan produknya meningkat. Bahkan seringkali perusahaan mengeluarkan biaya yang besar untuk melakukan kegiatan promosi agar produknya lebih dikenal masyarakat dan menarik minat konsumen untuk membeli.

Fungsi Perusahaan Manufaktur

Adapun secara umum, ada empat fungsi pokok dari perusahaan manufaktur diantaranya yaitu:

Fungsi Produksi

Fungsi ini ialah kegiatan utama dari manufacturing company yaitu mengolah bahan mentah menjadi suatu barang jadi yang siap dipasarkan kepada konsumen. Kegiatan ini membutuhkan biaya, misalnya biaya bahan baku, gaji pekerja produksi, biaya perawatan mesin dan lainnya.

Fungsi Pemasaran

Fungsi ini bertujuan untuk mencapai tujuan dari kegiatan perusahaan yaitu memperoleh keuntungan dengan menjual produk yang dihasilkan. Kegiatan ini mengeluarkan biaya misalnya biaya promosi, biaya distribusi, biaya sewa gedung dan biaya gaji karyawan pemasaran.

Fungsi Administrasi Dan Umum

Ini merupakan fungsi kegiatan manufaktur yang berkaitan dengan kebijakan, pengarahan dan pengawasan, sehingga kegiatan perusahaan berjalan secara efektif dan efisien. Kegiatan ini juga membutuhkan biaya, misalnya biaya personalia, biaya akuntansi dan lainnya.

Fungsi Keuangan

Ini ialah fungsi penyediaan berbagai kebutuhan dana yang diperlukan oleh perusahaan untuk berbagai kegiatannya, baik itu kegiatan produksi maupun upaya pengembangan perusahaan.

Contoh Perusahaan Manufaktur

Ada banyak sekali contoh perusahaan manufaktur yang terdapat di Indonesia di berbagai industri, adapun beberapa contohnya ialah sebagai berikut:

Contoh Perusahaan Manufaktur

Industri Tekstil Dan Garmen

Ini merupakan industri yang mengolah kapas menjadi benang, lalu mengolah benang menjadi kain sehingga nantinya dapat digunakan sebagai bahan pakaian “baju, celana dan lainnya” adapun beberapa contoh perusahaan yang bergerak di industri tekstil dan garmen diantaranya:

  • Argo Pantes Tbk
  • Asia Pasific Fibers Tbk
  • Eratex Djaya Tbk
  • Centex Tbk
  • Apac Citra Centertex Tbk

Industri Otomotif

Ini merupakan manufaktur dimana proses produksinya memanfaatkan teknologi tingkat tinggi. Beberapa produk yang dihasilkan oleh industri otomotif ialah sepeda motor, mobil, pesawat dan lainnya. Beberapa contoh perusahaan yang bergerak di industri ini diantaranya yaitu:

  • Astra Otopart Tbk
  • Astra International Tbk
  • Gajah Tunggal Tbk
  • Indo Kordsa Tbk
  • Goodyear Indonesia Tbk

Industri Elektronik

Seperti halnya industri otomotif, industri elektronik merupakan manufaktur yang kegiatan produksinya menggunakan teknologi tingkat tinggi. Beberapa produk yang dihasilkan oleh industri ini ialah televisi, komputer, laptop, handphone, kulkas, AC, kipas angin dan lainnya. Dan salah satu contoh perusahaan yang bergerak di industri elektronik ialah Sat Nusa Persada Tbk.

Industri Makanan Dan Minuman

Ini merupakan perusahaan manufaktur yang mengolah bahan mentah menjadi makanan dan minuman yang siap dikonsumsi oleh konsumen. Beberapa produk yang dihasilkan industri ini misalnya minuman kemasan, makanan kemasan, makanan ringan dan berbagai jenis makanan dan minuman lainnya.

Beberapa contoh perusahan manufaktur yang bergerak di industri makanan dan minuman diantaranya yaitu:

  • Akasha Wira Internasional Tbk
  • Cahaya Kalbar Tbk
  • Davomas Abadi Tbk
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

Demikianlah pembahasan mengenai Perusahaan Manufaktur : Pengertian, Ciri, Fungsi Dan Contohnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: