“Reksa Dana” Pengertian – Jenis & ( Bentuk – Sifat – Portofolio – Tujuan )

Diposting pada

“Reksa Dana” Pengertian – Jenis & ( Bentuk – Sifat – Portofolio – Tujuan )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Reksa Dana yang dimana dalam hal ini meliputi Bentuk, sifat, protofolio dan Tujuan, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya.

Pengertian Reksa Dana

Reksa dana ialah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi “undang-undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1 ayat 27”. Keuntungan investasi reksa dana ialah bersifat likuid dimana unit penyertaannya dapat dijual sesuai dengan waktu yang diinginkan oleh investor dan investor dapat memilih jenis reksa dana sesuai dengan preferensi masing-masing investor.

Jenis-Jenis Reksa Dana

Menurut Darmadji dan Fakhruddin “2001:149” reksa dana dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuk, sifat, portofolio investasi dan tujuan investasi.

Reksa Dana Berdasarkan Bentuknya

Reksa dana berdasarkan bentuknya dibagi menjadi dua jenis yaitu:

  • Reksa Dana Berbentuk Perseroan “Corporate Type”
    Perusahaan penerbit reksa dana menghimpun dana dengan menjual saham dan selanjutnya dana dari hasil penjualan tersebut diinvestasikan pada berbagai jenis efek yang diperdagangkan di pasar modal maupun pasar uang.
  • Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif “Contractual Type”
    Merupakan kontrak antara Manajer Investasi dengan Bank Kustodian yang mengikat pemegang Unit Penyertaan, dimana Manajer Investasi diberi wewenang untuk mengelola portofolio investasi kolektif dan Bank Kusto diberi wewenang untuk melaksanakan penitip kolektif. Bentuk ini lebih populer dan jumlahnya semakin bertambah dibandingkan dengan reksa dana yang berbentuk Perseroan.
Simak Juga :  "Efek Beragun Aset ( EBA )" Pengertian & ( Manfaat - Risiko - Contoh )

Reksa Dana Berdasarkan Sifatnya

Reksa dana berdasarkan sifatnya dibagi menjadi dua jenis yaitu:

  • Reksa Dana Bersifat Tertutup “Closed-End Fund”
    Reksa dana yang tidak dapat membeli kembali saham-saham yang telah dijual kepada pemodal. Artinya pemegang saham tidak dapat menjual kembali saham atau unit penyertaannya kepada Manajer Investasi. Apabila pemilik saham hendak menjual sahamnya, harus dilakukan melalaui Bursa Efek.
  • Reksa Dana Bersifat Terbuka “Open-End Fund”
    Reksa dana yang menawarkan dan membeli kembali saham-sahamnya dari pemodal sampai sejumlah modal yang sudah dikeluarkan. Pemegang saham jenis ini dapat menjual kembali saham atau unit penyertaannya kepada Manajer Investasi melalui Bank Kustodian dan Bank Kustodian wajib membelinya sesuai dengan NAB perunit pada saat itu.

Reksa Dana Berdasarkan Portofolio Investasi

Reksa dana berdasarkan portofolio investasinya dibagi menjadi empat jenis yaitu:

  • Reksa Dana Pasar Uang “Money Market Funds”
    Reksa dana jenis ini hanya melakukan investasi pada efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Tujuannya untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal.
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap “Fixed Income Funds”
    Reksa dana jenis ini melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat utang. Reksa dana ini memiliki risiko yang relatif besar dari reksa dana pasar uang. Tujuannya ialah untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil.
  • Reksa Dana Saham “Equity Funds”zReksa dana jenis ini melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas. Karena investasinya dilakukan pada saham, maka risikonya lebih tinggi dari dua jenis reksa dana sebelumnya namun menghasilkan tingkat pengembalian yang tinggi.
  • Reksa Dana Campuran “Discretionary Funds”
    Reksa dana jenis ini melakukan investasi dalam efek bersifat ekuitas dan efek bersifat utang.
Simak Juga :  "Harga" Pengertian & ( Peranan - Penetapan )

Reksa Dana Berdasarkan Tujuan Investasi

Reksa dana berdasarkan tujuan investasinya dibagi menjadi tiga jenis yaitu:

  • Growth Fund yaitu reksa dana yang menekankan pada upaya mengejar pertumbuhan nilai dana dan mengalokasikan dananya pada saham.
  • Income Fund yaitu reksa dana yang mengutamakan pendapatan konstan, reksa dana jenis ini mengalokasikan dananya pada surat utang atau obligasi.
  • Safety Fund yaitu reksa dana yang lebih mengutamakan dari pada pertumbuhan dan mengalokasikan dananya di pasar uang, seperti deposito berjangka, sertifikat deposito dan surat utang jangka pendek.

Demikianlah pembahasan mengenai “Reksa Dana” Pengertian – Jenis & ( Bentuk – Sifat – Portofolio – Tujuan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: