“Samudra” Pengertian & Menurut Para Ahli Serta ( Proses Terbentuk – Klasifikasi )

“Samudra” Pengertian & Menurut Para Ahli Serta ( Proses Terbentuk – Klasifikasi )

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini samudra merupakan lautan luas yang mempunyai masa asin yang saling terhubung meliputi seluruh permukaan bumi dan dibatasi oleh benua ataupun kepulauan-kepulauan besar, untuk lebih jelasnya simak pembahasan lengkap tentang pengertian samudra berikut ini.

Kata samudra seringkali disamakan dengan laut, padahal keduanya memiliki makna yang berbeda, simak pembahasan lengkap tentang pengertian samudra, proses terbentuknya samudra  dan klasifikasi samudra berikut ini.

Pengertian Samudra

Kata samudra sebenarnya berasal dari bahasa sansekerta yang artinya laut. Secara umum samudra diartikan sebagai lautan luas yang mempunyai masa asin yang saling terhubung meliputi seluruh permukaan bumi dan dibatasi oleh benua ataupun kepulauan-kepulauan besar.

Pengertian Samudra Menurut Para Ahli

Nah berikut ini ialah pengertian samudra menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

  • Menurut Vega
    Samudra vega ialah lautam luas dan dalam yang memisahkan berbagai benua di muka bumi.
  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “KBBI”
    Samudra menurut KBBI ialah lautan besar atau lautan raksasa.

Proses Terbentuknya Samudra

Proses terbentuknya samudra berhubungan erat dengan proses terbentuknya bumi. Untuk menjelaskan proses terbentuknya bumi, kita akan menggunakan teori lempeng tektonik. Teori ini terjadi karena sifat dari lapisan kerak bumi. Seperti yang kita ketahui, lapisan kerak bumi ialah lapisan bumi yang paling luar, lapisan ini agak padat dan keras. Di bawahnya ada lapisan astenosfer yang kental dan liat. Lapisan yang lebih dalam dari lapisan bumi tentu memiliki suhu yang lebih tinggi dari pada lapisan diatasnya.

Simak Juga :  "Flora Dan Fauna" Pengertian & ( Persebaran - Upaya Melestarikan )

Suhu lapisan yang lebih panas akan pindah ke lapisan yang lebih tinggi. Terjadilah perpindahan panas secara konveksi sehingga astenosfer bergerak sepertu pergerakan air mendidih, akibatnya lapisan kerak bumi di atasnya terpecah-pecah dan membentuk lempengan.

Terbentuknya samudra di bumi diperkirakan terjadi sekitar 4,4 miliar tahun yang lalu. Pada saat itu terjadi perubahan bentuk permukaan bumi akibat letusan gunung berapi. Akibatnya bumi ditutupi oleh debu-debu vulkanik, debu ini menghalangi sinar matahari masuk ke bumi sehingga uap air yang menumpuk di atmosfer terkondensasi sehingga terjadilah hujan. Karena berubahnya bentuk permukaan bumi, maka hujan pun mengisi cekungan-cekungan yang ada di bumi sehingga terbentuklah samudra.

Pada awalnya air samudra sangat asam dengan suhu berkisar 100 derajat celcius, hal ini terjadi karena kondisi bumi yang sangat panas dan atmosfer bumi yang diselimuti karbon dioksida. Selain itu pada saat itu juga sering terjadi tsunami akibat jatuhnya asteroid ke bumi. Pasang surut air samudra juga terlalu cepat terjadi karena jarak bumi yang terlalu dekat dengan bulan.

Seiring berjalannya waktu jumlah karbon dioksida di atsmosfer bumi mulai berkurang karena larut dalam air samudra dan bereaksi dengan ion karbonat sehingga membentuk kalsium karbonat. Langit mulai berwarna cerah dan sinar matahari kembali masuk ke bumi. Volume air samudra mulai mengalami penyusutan. Setelah itu, pelapukan batu terjadi secara terus-menerus dan terbawa ke samudra karena adanya air hujan, akibatnya air samudra menjadi asin.

Klasifikasi Samudra

Samudra bisa diklasifikasikan menjadi lima nama antara lain sebagai berikut:

Samudra Pasifik

Samudra pasifik ialah samudra yang paling luas apabila dibandingkan dengan keempat samudra lainnya. Luasnya sekitar 179.700.000 km persegi. Samudra pasifik membentang di belahan bumi utara dan selatan sehingga samudra ini terbagi menjadi dua bagian yaitu samudra pasifik utara dan samudra pasifik selatan, adapun ciri-ciri dari samudra pasifik ialah sebagai berikut:

Simak Juga :  Kebudayaan Zaman Batu ( Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum Dan Megalitikum ) Di Indonesia Beserta Penjelasannya
  • Dibatasi oleh benua dan kepulauan
  • Di sebelah timur dibatasi oleh benua Amerika Utara dan Amerika Selatan
  • Di sebelah barat terbentang benua Asia dan benua Australia
  • Di sebelah utara berbatasan dengan samudra arktrik
  • Di sebelah selatan berbatasan dengan samudra Antartika
  • Terdapat lebih dari 25.000 kepulauan
  • Rata-rata kedalaman lautan di samudra pasifik mencapai 4270 meter
  • Lautan yang termasuk wilayah samudra pasifik ialah laut sulawesi, laut jepang, laut china selatan, laut sulu, laut tasmanian dan selat malaka.
  • Samudra pasifik dilalui jalur pegunungan muda sirkum pasifik
  • Termasuk pusat gempa vulkanik

Samudra Atlantik

Luas samudra atlantik sekitar 106.450.000 km persegi, samudra atlantik membentang di belahan bumi utara dan selatan, serta menghubungkan kutub utara dan kutub selatan. Ciri khas dari samudra ini ialah bentuknya yang seperti huruf S, adapaun ciri dari samudra atlantik ialah sebagai berikut:

  • Di sebelah timur, terbentang kawasan Eropa dan benua Afrika
  • Di sebelah barat, terbentang kawasan Amerika Utara dan Amerika Selatan
  • Terdampar banyak pulau besar dan pulau kecil
  • Jumlah aliran yang masuk ke Samudra Atlantik lebih besar dari pada samudra lain
  • Rata-rata kedalaman lautan di samudra ini adalah 3332 meter

Samudra Hindia

Samudra hindia ialah samudra yang berlokasi di antara benua Asia, benua Afrika dan benua Australia. Samudra ini menutupi 20% wilayah permukaan bumi, adapun ciri-ciri samudra hindia ialah sebagai berikut:

  • Kedalaman lautnya sekitar 3690 meter
  • Banyak ditemukan lubuk laut atau cekungan
  • Pada bagian barat samudra ini, ada pulau Madagaskar
  • Di sebelah timurnya ada pulau Sumatera, Jawa dan Nusa Tenggara
  • Di sebelah utara ada pulau Srilanka dan Maladewa

Samudra Arktik

Samudra Arktik merupakan samudra terkecil di bumi, luasnya hanya 14.056.000 km persegi. Samudra ini membentang di kawasan kutub utara, adapun ciri-ciri samudra arktik ialah sebagai berikut:

  • Dikelilingi oleh hampir seluruhnya daratan
  • Banyak ditemukan pulau dan kepulauan
  • Termasuk samudra yang paling dangkal jika dibandingkan dengan samudra lainnya
  • Samudra ini mempunyai lapisan es
Simak Juga :  "Potensi Lokasi Indonesia" Upaya Pemanfaatan & ( Astronomis - Geografis - Geologis )

Samudra Antartika

Samudra ini awalnya tidak dikenali karena lebih dikenal dengan sebutan darata es. Ciri-cirinya antara lain sebagai berikut:

  • Tidak mempunyai batas yang jelas sehingga penamaan wilayahnya digabungkan dengan samudra lain yang ada di sekitarnya
  • Wilayahnya diperkirakan antara bibir pantai benua Antartika hingga batas 60 derajat lintang selatan mengelilingi seluruh daratan Antartika
  • Luasnya sekitar 20.327.000 km persegi
  • Samudra ini tertutup lapisan es sepanjang tahunnya.

Demikianlah pembahasan mengenai “Samudra” Pengertian & Menurut Para Ahli Serta ( Proses Terbentuk – Klasifikasi ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: