Topologi Star : Pengertian, Ciri, Cara Kerja, Contoh, Kelebihan, Kekurangan Dan Gambarnya

Diposting pada

Topologi Star : Pengertian, Ciri, Cara Kerja, Contoh, Kelebihan, Kekurangan Dan Gambarnya

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Topologi Star yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian Topologi Star, Ciri Topologi Star, Cara Kerja Topologi Star, Contoh Topologi Star, Kelebihan Topologi Star, Kekurangan Topologi Star Dan Gambar Topologi Star. Nah agar lebih memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Topologi Star

Lantas apa yang dimaksud dengan topologi star,,,?? Pengertian Topologi Star atau topologi bintang ialah suatu metode atau cara untuk menghubungkan dua atau lebih komputer dengan jaringan yang berbentuk bintang “star” yang dimana topologi jaringan ini berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node/pengguna, yang sehingga semua node atau titik terkoneksi dengan node tengah tersebut. Dinamai sebagao topologi bintang karena memang secara desain rakitannya menyerupai bentuk bintang dengan satu pusat server yang berada di tengah.

Topologi star atau star network memiliki prinsip kerja dengan sebuah control atau kendali terpusat dimana seluruh link akan melalui pusat dan kemudian data disalurkan ke semua node atau node tertentu yang dikehendaki server pusat. Dalam istilah teknologi informasi, simpul pusat disebut sebagai stasiun primer sedangkan node-node yang terhubung lainnya disebut juga sebagai stasiun sekunder atau client.

Dari pengertian topologi star tersebut tipe jaringan ini seringkali digunakan sebagai topologi jaringan komputer di beberapa perusahaan yang mengatur alur koordinasi terpusat. Tujuannya ialah agar semua data yang dikirimkan terlebih dahulu disaring melalui server pusat, baru kemudian disalurkan ke node lain.

Ciri-Ciri Topologi Star

Kita dapat mengenali topologi star dengan melihat karakteristiknya, pada topologi star setiap komputer host memiliki kabel tersendiri yang terkoneksi langsung dengan perangkat pusat hub, switch, multipoint repeater atau bahkan Multistation Acces Unit “MAU” melalui sistem point-to-point.

Dan pada umumnya topologi bintang ini digunakan pada jaringan komputer di kantor atau rumah. Jenis kabel yang dipakai pada topologi jaringan ini biasanya jenis Unshielded Twisted Pair “UTP”, tapi ada juga yang menggunakan jenis kabel coaxial dan fiber optic cable.

Nah berikut ialah ringkasan dari ciri-ciri topologi star:

  • Masing-masing node berkomunikasi secara langsung dengan central node, trafik data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  • Topologi star mudah untuk dikembangkan karena masing-masing node terdapat kabel yang terhubung langsung ke central node.
  • Jaringan tidak akan terganggu apabila salah satu node mengalami kerusakan.
  • Topologi star bisa menggunakan kabel lower karena hanya menangani satu trafik node, umumnya menggunakan kabel UTP.

Cara Kerja Topologi Star

Misalnya sebuah perusahaan mempunyai jaringan komputer dengan topologi star, dimana beberapa komputer terkoneksi ke perangkat pusat hub atau switch. Perangkat pusat hub akan  menyimpan daftar Content Addressable Memory “CAM” pada memorinya. CAM akan menyimpan semua alamat perangkat komputer yang terhubung dengan switch.

Contoh Kasus

Contoh Topologi Star

Pada gambar diatas, hub tidak memiliki memori untuk keperluan menyimpan data perangkat yang terhubung dengannya. Jadi ketika komputer A mengirim pesan ke komputer B, maka hub akan memeriksa terlebih dahulu semua alamat komputer yang terhubung dengannya. Prosedur ini dinamakan Address Resolution Protocol “ARP”, dengan cara ini hub dapat menemukan alamat paket yang akan dituju lalu meneruskannya.

Lainnya halnya bila menggunakan switch, jika komputer A ingin mengirimkan data ke komputer B, maka komputer A tersebut akan mengirim pesan ke perangkat switch. Selanjutnya switch akan melakukan pemeriksaan alamat yang akan dituju dengan memakai daftar CAM. Setelah itu, hub akan meneruskan pesan tersebut ke komputer B.

Kelebihan Dan Kekurangan Penggunaan Topologi Star

Adapun kelebihan dan kekurangan penggunaan topologi star yang diantaranya yaitu:

Kelebihan Topologi Star

  • Dengan menggunakan tipe topologi ini maka bisa digunakan untuk banyak perangkat komputer. Misalnya dalam satu ruangan terdapat 30 komputer, maka penerapan topologi ini masih cukup mampu untuk manghandle semuanya, dibandingkan topologi bus yang hanya mampu menangani tidak lebih dari 10 perangkat.
  • Jika terjadi kerusakan, maka maintainence akan lebih mudah dilakukan, kalian hanya perlu melihat kondisi kabel-kabel, hub atau switch atau langsung dari kondisi server. Biasanya eror dialami dari komputer pusat sehingga tidak perlu mengecek perangkat komputer lain yang terhubung.
  • Mengacu pada pengertian topologi star dimana jaringan terbentuk secara konvergensi maka jika terdapat komputer client yang eror maka tidak akan mempengaruhi client yang lain. Perbaikan bisa dilakukan langsung dari kabel yang terhubung dari komputer client yang rusak.
  • Kecepatan jaringan yang dihasilkan sama besar antara masing-masing komputer client dengan server pusat.
  • Dalam pengaplikasiannya bisa menggunakan beberapa tipe kabel yang berbeda, misalnya jika komputer client tertentu membutuhkan jenis kabel yang berbeda, ditambah lagi topologi star ini kompatibel dengan berbagai jenis kabel.
  • Jika ingin menambah komputer client maka tidak perlu instalasi ulang untuk semua komputer yang terhubung, kalian bisa secara langsung menambahkan jaringan client baru dan dihubungkan dengan server pusat.

Kekurangan Topologi Star

  • Dari pengertian topologi star dijelaskan bahwa tipe jaringan ini bisa digunakan untuk banyak perangkat komputer client, sehingga dalam penerapannya akan membutuhkan banyak kabel.
  • Jika terjadi kerusakan pada server pusat atau switch/hub, maka semua komputer client akan mengalami gangguan.
  • Semakin banyak perangkat yang terhubung maka semakin lamban proses tranfer datanya, hal ini karena lalu lintas data yang padat dapat menurunkan kecepatan transfer.
  • Dengan banyaknya komponen yang digunakan maka dalam penerapannya membutuhkan biaya pembangunan yang relatif mahal, hal ini karena semakin banyak komputer client maka kabel tersebut yang dibutuhkan akan semakin banyak.

Demikianlah pembahasan mengenai Topologi Star : Pengertian, Ciri, Cara Kerja, Contoh, Kelebihan, Kekurangan Dan Gambarnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: